Selasa, 23 April 2013

Kisah seorang Pegawai yang ter-PHK

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2013/04/s1600.gif?w=595 



Cerita ini diawali dari ter-PHKnya seorang karyawan dari sebuah kerjaan yang sedang digelutinya. entah sebab apa yang menyebabkan karyawan tersebut ter-PHK..???. Karyawan tersebut berfikir mungkin karena kinerjanya yang kurang baik dan tidak memuaskan, dan berfikir yang lain-lain.

Namun Karyawan tersebut tak begitu memikirkan sebab ter-PHKnya dirinya dari pekerjaannya tersebut. Dia beranggapan bahwa dirinya telah bekerja semaksimal dan seprofesional mungkin. akan tetapi apa boleh dikata kenyataan berkata lain.

Selang beberapa waktu, karyawan tersebut terpuruk dalam keadaannya, akhirnya dia pun beranjak dengan mencoba mencari pekerjaan lain yang menurutnya layak bagi dirinya. Dia pun mulai memasukkan lembar demi lembar lamarannya ke Instansi yang berbeda-beda dengan harapan salah satunya ada yang memanggilnya. Setelah menunggu beberapa hari akhirnya ada Instansi yang memanggilnya. Dia pun lantas merasa senang dengan hal tersebut. Kemudian dia pun bergegas mendatangi Instansi tersebut untuk melakukan berbagai tes dan interview, namun setelah melakukan tes dan interview, diluar dugaan dia tidak dapat diterima di Instansi tersebut karena tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan Pimpinan Instansi tersebut.

Dia pun tak lantas putus asa begitu saja, dia pun kembali memasukkan lamran-lamarannya ke Instansi lain, namun hasil samadidapatkan. Pada suatu ketika dia sempat putus asa dan hendak mengakhiri hidupnya dengan lompat dari jembatan. Namun dia tersadar bahwa hal tersebut tak akan menyelesaikan masalahnya. Dan dia pun kembali berusaha dengan mencoba mencari buku-buku bekas yang berisikan tentang kiat-kiat sukses dan banyak buku lain yang yang berisikan kesuksesan dalam kehidupan. Setelah mendapatkan buku dengan harga yang sangat terjangkau, kemudian dia pun segera membaca lembar demi lembar halaman dari buku tersebut yang sudah agak lusuh.

Setelah membaca beberapa buku yang dia beli, Dia pun belum mendapatkan jurus jitu untuk menjadi orang yang sukses. Dia pun sempat putus asa lagi, kemudian dia akhirnya memiliki inisiatif untuk mencoba menemui salah satu dari ppenulis buku tersebut. Dia beranggapan seseorang yang mampu menulis buku ini jelas lebih paham dan memiliki jurus jitu untuk menjadi orang yang sukses.

Akhirnya dia dengan penuh harapan dan semangat mencari alamat dari penulis tersebut. Setelah lam mencari akhirnya dia menemukan alamat yang dicari. Dan kemudian dia mengetuk pintu rumah tersebut,dan tak lama kemudian muncul seseorang yang berpenampilan sederhana dengan mengenakan pakaian santai yang tak lain adalah penulis buku yang dicari olehnya. setelah berkenalan dan berbincang-bincang cukup lama. Akhirnya karyawan tersebut mengutarakan maksudnya kepada penulis tersebut. bahwa dirinya telah berulang kali mencoba untuk melamar pekerjaan namun tak unjung berhasil dan dia pun meminta tips sukses dari penulis tersebut.

Setelah mengetahui tujuan karyawan tersebut, akhirnya penulis tersebut mengajaknya untuk menemui sesorang yang akan membantunya dan memberitahunya tentang kesuksesan. Karyawan tersebut pun diajaka oleh penulis ke suatu tempat. Setelah sampai di depan sebuah ruangan penulis iti pun terhenti dan mengatakan pada karyawan tersebut untuk memasuki ruangan tersebut, di dalam kamu akan bertemu dengan sesorang yang akan membantumu menjadi sukses. “ujarpenulis kepada karyawan”. kemudian pemudaitu pun masuk ke dalam ruangan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada penulis tersebut, karena telah mempertemukannya dengan orang yang bisa membantunya.

Dengan langkah santai tapi pasti karyawan tersebut memasuki ruangan itu. Dan apa yang terjadi…..?? Pemuda tersebut terdiam dan tercengang dengan suasana yang ada dalam ruangan tersebut, karena dalam ruangan tersebut sunyi tak ada pun seseorang yang dimaksud dengan penulis tersebut, di ruangan tersebut hanya terdapat cermin yang besar yang terpasang di dinding. Karyawan tersebut ingin marah dan memaki penulis tersebut karena penulis tersebut telah berbohong pada dirinya. Tak lama kemudian penulis tersebut memasuki ruangan tersebut dan berkata dengan lantang pada karyawan tersebut.”lihatlah cermin tersebut, itulah orang yang bisa membantumu menjadi sukses, lihatlah dia sangat perkasa dan tegar seperti itulah orang yang akan sukses. Tak ada orang lain yang dapat menjadikanmu sukses, dirimu sendirilah yang akan menjadikanmu sukses”. Seketika itu karyawan itu menangis dan merasa sangat hina dan bodoh karena dia tak menyadari bahwa pada dirinya terdapat potensi-potensi yang tak disadarinya dan banyak kelebihan-kelebihan yang kurang disyukurinya.

Semenjak itulah karyawan tersebut mulai percaya pada dirinya dan berusaha dengan kata hatinya tanpa bergantung pada diri oranglain. Dan kini karyawan tersebut menjadi pribadi yang kuat dan menjadi pengusaha yang sukses.

So….. Bagi kawan-kawan yang putus asa pada diri sendiri dan lebih mengandalkan orang lain itu adalah hal yang salah……

Pada diri kalian terdapat potensi yang besar yang harus dikembangkan yang merupakan fitroh dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan harus disyukuri.

Percaya pada diri sendiri adalah awal kesuksesan (al-I’timadu ‘ala an-nafsi asas an-najah)
Akui kesalahanmu teliti dan pelajarilah. Kesalahan merupakan Guru yang berharga, manakala diiringi dengan niat memperbaikinya. (Tak ada gading yang Tak retak)

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar